Bagi pecinta sinema dunia, bulan Desember tidak akan lengkap tanpa menyaksikan aksi kocak Kevin McCallister dalam film Home Alone. Dirilis pertama kali pada tahun 1990, mahakarya sutradara Chris Columbus dan penulis naskah John Hughes ini telah bertransformasi dari sekadar film komedi menjadi sebuah tradisi wajib saat liburan akhir tahun. Menggabungkan elemen kehangatan keluarga dengan aksi tamparan komedi (slapstick) yang brilian, film ini tetap relevan dan dicintai oleh berbagai generasi hingga hari ini.
Cerita bermula dari kekacauan di kediaman keluarga besar McCallister yang bersiap untuk berlibur ke Paris. Dalam hiruk-pikuk keberangkatan, Kevin (Macaulay Culkin), anak bungsu yang sering dianggap remeh, tidak sengaja tertinggal sendirian di rumah. Alih-alih merasa takut, Kevin justru merayakan kebebasannya dengan melakukan hal-hal yang dilarang orang tuanya: makan es krim sepuasnya, melompat di tempat tidur, hingga menonton film dewasa.
Namun, kebahagiaan Kevin segera diuji ketika dua pencuri amatir yang menjuluki diri mereka “The Wet Bandits”, Harry (Joe Pesci) dan Marv (Daniel Stern), menargetkan rumah mewah McCallister. Di sinilah keseruan dimulai. Kevin yang masih berusia delapan tahun tidak menyerah begitu saja. Ia mengubah rumahnya menjadi benteng pertahanan penuh jebakan kreatif yang menyiksa sekaligus mengundang gelak tawa penonton.
Daya tarik utama film ini terletak pada akting fenomenal Macaulay Culkin. Ekspresi wajahnya saat menggunakan aftershave sambil berteriak adalah salah satu momen paling ikonik dalam sejarah perfilman. Selain itu, film ini berhasil menyentuh sisi emosional melalui sub-plot tentang Kakek Marley, tetangga yang ditakuti Kevin, yang memberikan pesan mendalam bahwa ketakutan seringkali muncul dari ketidaktahuan kita.
Musik latar gubahan John Williams juga memberikan atmosfer magis yang sangat kental dengan nuansa Natal. Setiap adegan jebakan, mulai dari setrika jatuh hingga tangga yang dilumuri aspal dan paku, dikoreografikan dengan sangat apik sehingga penonton bisa merasakan “sakitnya” namun tetap tertawa terpingkal-pingkal.
Di balik tawa, Home Alone mengajarkan kita tentang kemandirian dan keberanian. Kevin belajar bahwa meskipun ia merindukan keluarganya, ia memiliki kekuatan untuk melindungi dirinya sendiri. Film ini merayakan kecerdikan anak-anak dan mengingatkan kita bahwa rumah adalah tempat di mana hati kita berada.
Ingin merasakan kembali nostalgia seru melihat Marv menginjak ornamen kaca atau Harry yang kepalanya terbakar? Jangan sampai lewatkan momen liburan Anda tanpa hiburan berkualitas. Liburan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati tontonan kelas dunia yang bisa memacu adrenalin sekaligus menghibur hati.
Segera kunjungi SULTAN88 untuk menikmati berbagai pengalaman seru lainnya. Seperti Kevin McCallister yang berhasil meraih kemenangan besar melawan para pencuri, Anda juga berkesempatan untuk menjadi pemenang dan merasakan sensasi kelas sultan setiap harinya. SULTAN88 hadir sebagai portal utama bagi Anda yang menginginkan layanan terbaik, keamanan terjamin, dan hiburan tanpa batas.
