Dengan kepolosan layaknya anak kecil namun bentuk yang mengerikan, makhluk Frankenstein yang kebingungan itu diusir ke alam semesta yang penuh permusuhan oleh penciptanya yang diliputi rasa ngeri. Di mana pun ia pergi, ia selalu menghadapi kekejaman; makhluk yang tak punya teman itu, yang semakin putus asa dan penuh dendam, bertekad untuk melacak penciptanya dan membuat kesepakatan yang mengerikan. Isu-isu mendesak seputar tanggung jawab ilmiah, pengabaian orang tua, perkembangan kognitif, serta sifat kebaikan dan kejahatan tertanam dalam kisah yang mendebarkan dan sangat mengganggu ini.






